NAMA : JESSYCA FIRSTA AS
NIM : 21040111060001
KELOMPOK : 1
A. PESAN DAN KESAN MASUK UNIVERSITAS DIPONEGORO
Pertama-tama di saat saya melihat pengumuman jalur D3 PSSB, saat itu pukul 12 malam, saya membuka internet dan membuka WEB UNDIP, di situ ada link yang berisi pengumuman jalur D3 PSSB, saya membuka link tersebut dan saya memasukkan nomer pendaftaran, lalu tidak lama kemudian muncul pengumuman yang tertulis” SELAMAT ANDA DI TERIMA DI UNIVERSITAS DIPONEGORO, JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA” pada saat itu saya langsung spontan berteriak sangat keras” ALHAMDULILLAH” saya sangat senang melihat pengumuman tersebut, dan saya langsung mengambil HP, untuk menghubungi kedua orang tua saya , lalu saya cepat-cepat bilang bahwa saya di terima di UNIVERSITAS DIPONEGORO, setelah itu ada langkah-langkah pendaftaran selanjutnya, dan yang paling menyenangkan di saat “ DAFTAR ULANG( VERIFIKASI), saya berasal dari Bojonegoro Jawa
timur, jadi untuk Berangkat ke UNIVERSITAS DIPONEGORO saya naik kereta api, waktu itu saya di antar papa, dan sesampainya di Semarang, saya sangat merasa asing, karena baru pertama kali menginjakan kaki di Semarang, saya menginap di sebuah hotel untuk semalam, lalu keesokan harinya saya berangkat ke UNIVERSITAS DIPONEGORO untuk melakukan VERIFIKASI , kesan pertama yang saya rasakan waktu menginjakan kaki di UNIVERSITAS DIPONEGORO yaitu KAGUM, BANGGA, TERHARU, saat itu saya berfikir betapa beruntungnya saya dapat masuk di Universitas yang sangat berkualitas seperti ini, lalu saya juga sempat meneteskan air mata, sangat bersyukur kepada Allah karena di beri jalan yang mudah untuk bisa masuk di Universitas yang Bunafit seperti ini, pada saat melihat kemegahan bangunannya, saya sempat bingung dan kagum, karena ternyata UNIVERSITAS DIPONEGORO memiliki bangunan semegah dan seluas ini, sebelumnya saya tidak pernah membayangkan bahwa UNIVERSITAS DIPONEGORO semegah dan seluas ini, jadi saya merasa sangat heran dan takjub menyaksikan bangunan-bangunan yang berdiri di area UNIVERSITAS DIPONEGORO, dan saya berdoa semoga saya bisa melalui kuliah saya di sini dengan lancar, karena saya tidak pernah jauh dari keluarga dan hidup di Semarang merupakan tantangan tersendiri bagi saya, karena saya yakin, bahwa kesuksesan itu harus benar-benar di bangun dari bawah dan perlu perjuangan untuk menggapainya.
timur, jadi untuk Berangkat ke UNIVERSITAS DIPONEGORO saya naik kereta api, waktu itu saya di antar papa, dan sesampainya di Semarang, saya sangat merasa asing, karena baru pertama kali menginjakan kaki di Semarang, saya menginap di sebuah hotel untuk semalam, lalu keesokan harinya saya berangkat ke UNIVERSITAS DIPONEGORO untuk melakukan VERIFIKASI , kesan pertama yang saya rasakan waktu menginjakan kaki di UNIVERSITAS DIPONEGORO yaitu KAGUM, BANGGA, TERHARU, saat itu saya berfikir betapa beruntungnya saya dapat masuk di Universitas yang sangat berkualitas seperti ini, lalu saya juga sempat meneteskan air mata, sangat bersyukur kepada Allah karena di beri jalan yang mudah untuk bisa masuk di Universitas yang Bunafit seperti ini, pada saat melihat kemegahan bangunannya, saya sempat bingung dan kagum, karena ternyata UNIVERSITAS DIPONEGORO memiliki bangunan semegah dan seluas ini, sebelumnya saya tidak pernah membayangkan bahwa UNIVERSITAS DIPONEGORO semegah dan seluas ini, jadi saya merasa sangat heran dan takjub menyaksikan bangunan-bangunan yang berdiri di area UNIVERSITAS DIPONEGORO, dan saya berdoa semoga saya bisa melalui kuliah saya di sini dengan lancar, karena saya tidak pernah jauh dari keluarga dan hidup di Semarang merupakan tantangan tersendiri bagi saya, karena saya yakin, bahwa kesuksesan itu harus benar-benar di bangun dari bawah dan perlu perjuangan untuk menggapainya.
B. PESAN DAN KESAN PMB DAN MASUK JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
Awalnya saya tidak tahu tentang jurusan PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA, tapi dilihat dari namanya mungkin saya bisa sedikit mendeskripsikan jurusan ini, pada waktu pendaftaran D3 PSSB, saya memilih jurusan ini hanya mengandalkan feeling dan hati, karena jurusan ini memang jurusan yang bisa di katakana langka, jarang orang tau tentang jurusan ini, karena tidak semua PTN mempunyai jurusan ini, tapi saya memberanikan mengambil jurusan ini karena, di lihat dari nama jurusannya menyangkut penataan wilayah dan kota, sedangkan cita-cita saya menjadi seorang pegawai pemerintah daerah, padahal saya tidak tau seluk beluk jurusan ini, bagaimana pembelajarannya dan apa yang harus di pelajari. Tapi saya hanya mengandalkan tekad bahwa tidak ada ilmu yang tidak bisa di pelajari, dan Alhamdulillah orang tua saya juga mendukung 100% saya masuk jurusan ini, jadi saya tidak mau mengecewakan orang tua saya, dan saya tidak punya bekal apapun untuk masuk jurusan ini. Saya sempat merasa takut, karena jurusan ini masuk di Fakultas Teknik, karena menurut pendapat orang banyak, teknik itu berat, rata-rata hanya laki-laki yang kuliah di teknik, tapi saya hanya mencoba dan terus mencoba meyakinkan diri saya bahwa saya mampu.
Pada saat PENERIMAAN MAHASISWA BARU, di hari pertama saya mulai mengenal apa Fakultas Teknik itu, karena PMB pertama merupakan PMB Fakultas yang di laksanakan di dalam gedung Prof. Soedarto, pada saat itu saya sangat merasa bangga, melihat penyambutan kami angkatan 2011, di sambut dengan begitu ramahnya kakak-kakak angkatan, kami sangat merasa beruntung bisa masuk di Fakultas Teknik Jurusan Perencanaan Wilayah dan kota, karena begitu banyak anak yang masuk di Teknik, dan begitu megahnya penyambutan untuk kami,di hari kedua saya mulai mengenal apa Perencanaan Wilayah dan Kota itu, karena PMB ke dua merupakan PMB jurusan yang di laksanakan di Gedung Kampus Perencanaan Wilayah dan Kota, di sana saya mulai tau ruangan-ruangan yang ada di kampus ini, dan saya juga lebih tau betapa berkualitasnya jurusan ini, dan dari materi-materi yang di sampaikan kakak tingkat, saya juga bisa lebih tau apa sebenarnya Perencanaan Wilayah dan Kota itu, pada saat itu fikiran saya campur aduk, bangga, takut, senang, semuanya campur jadi satu, karena mungkin baru permulaan.
C. PESAN DAN KESAN WAKTU MASUK KULIAH
Di hari pertama masuk kuliah, hati saya sangat merasa tidak enak sekali, grogi dan belum bisa beradaptasi dalam lingkungan baru, melihat teman-teman baru yang hanya beberapa sudah kenal, dan teman-teman baru yang berasal dari berbagai daerah, dengan budaya berbeda-beda, membuat saya merasa bingung dan kurang nyaman, di fikiran saya,saya selalu ingin pulang, apalagi waktu tau jadwal-jadwal mata kuliah di jurusan ini, saya merasa takut karena melihat kontak kuliah Teknologi Informasi yang memnggunakan software-software yang belum pernah saya oprasikan sama sekali, di hari-hari pertama kuliah saya merasa tidak nyaman kuliah di jurusan ini, saya merasa salah jurusan, dan saya sempat pulang ke Bojonegoro karena tidak kerasan dan tidak nyaman hidup di Semarang, dan waktu sampai di rumah saya di marahi sama semua orang, semuanya menyuruh saya untuk kembali ke Semarang untuk melanjutkan kuliah di UNIVERSITAS DIPONEGORO, akhirnya saya membangun semangat saya yang baru untuk kembali ke Semarang, saya kembali lagi kuliah di UNIVERSITAS DIPONEGORO, dan saya masuk kuliah lagi, tidak terasa hingga saat ini kuliah sudah berjalan sampai satu bulan, dan saya merasa enjoy dengan kuliah saya, dan ternyata kuliah saya tidak seburuk yang saya bayangkan, banyak hal-hal menyenangkan yang saya dapatkan selama sebulan ini, teman-teman yang baik, Dosen-Dosen yang baik, dan fasilitas kampus yang baik pula, sekarang saya merasa lebih baik dari sebelumnya, semoga ini bisa saya rasakan selama saya kuliah di sini sampai saya lulus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar